Kampiun Timnas Basket Indonesia

Kamu udah pada tahu belum kalau Indonesia itu akan jadi tuan rumah di Asian Games 2018 mendatang? Tahu kan? Masa doi aja yang kamu tahu! Pusat penyelenggaraan Asian Games 2018 akan ada di Jakarta dan Palembang. Eh, inget lo, Asian Games. Ini Asian Games. Kalo beberapa tahun lalu itu SEA Games. Ngerti kan? Jadi, kalo Asian Games itu, sesuai dengan namanya, adalah perhelatan akbar cabang-cabang olahraga se-Asia. Partisipannya semuanya berasal dari seluruh Asia. Mulai dari Uni Emirat Arab sampai dengan Korea Selatan. Mulai dari Indonesia sampai China. Rame dan megah banget pastinya. Tapi kalo SEA Games itu, sama seperti Asian Games yaitu perhelaan akbar cabang-cabang olahraga, tapi pesertanya hanya dari daerah negara-negara di ASEAN. ASEAN tau kan yak?

Di ASIAN Games kali ini ada banyak sekali cabang-cabang olahraga yang akan dimainkan. Mulai dari pencak silat sampai bersepeda. Mulai dari catur sampai bola basket. Semuanya ada. Sepak bola jelas ada. Dan punya daya tarik yang lebih. Tetapi kalau basket? Sebenarnya dalam perjalannanya, sederat kejuaraan pernah dijuarai oleh timnas basket kita. Hal ini terbukti sangat jelas oleh prestasi yang diraih dari timnas basket putri yang diadakan beberapa hari yang lalu. Turnamen ini diberi nama dengan Turnamen uji coba (“test event”) Internasional Asian Games 2018 bertajuk “3X3 Asia Challenge 2017”. Tajuknya three on three. Kok tiga lawan tiga? Bukannya lima? Basket macam ini sudah ada di mancanegara maupun di Indonesia, sebenarnya. Dan juga sudah dipertandingkan dalam banyak kejuaraan nasional maupun internasional. Aturannya memang sedikit berbeda dari permainan bola basket pada umumnya. Perbedaan yang paling terlihat adalah pemain basket yang terlibat hanya enam orang, dari setia klub hanya ada tiga pemain. Sedangkan permainan bola basket umumunya dilaksanakan dengan lima pemain tiap tim.

Nah, gimana itu kabar kejuaraannya itu? Timnas bola basket kita menang! Perjalanan mereka menuju kampiun turnamen uji coba tersebut memang tidaklah mudah. Perjuangan yang keras dan dedikasi yang begitu tinggi menjadi hal yang utama. Dan juga dalam turnamen ini, berhubung hanya digunakan sebagai tes uji coba, pelatihnya, Tri Hartanto, menargetkan hanya sampai menjadi finalis. Karena memang ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Salah satunya adalah waktu persiapan yang sangat mepet.

Perjuangan tim bola basket nasional tidaklah semulus perjalanan jomblo kamu. Di awal kejuaraan, yaitu ketika masih dalam penyisihan grup, timnas bola basket sempat merasakan kekalahan dari Malaysia dengan skor 10-14. Tetapi di pertandingan selanjutnya, Indonesia menang juga melawan Thailand dengan skor 15-13. Sedangkan melawan Vietnam, Indonesia juga berhasil menang dengan skor 21-6. Di partai semifinal, kembali berhadapan dengan Thailand, Indonesia menang juga dengan skor 15-11. Baru ketika final, tim Indonesia yang diperkuat oleh Jovita Elizabeth, Lea Kahol, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan Agustin Graditta Retong dapat mengalahkan Malaysia dengan skor tipis, 13-12.

Di tengah banyak pemberitaan politik dan juga sosial, dunia olahraga Indonesia mampu mengahrumkan nama bangsa lebih tinggi dan aktif.