Tips Menyimpan Dan Mengolah Makanan Beku

Memiliki stok makanan beku di rumah memang sangat menguntungkan. Selain praktis, kalian bisa menggunakannya kapan saja meskipun telah disimpan berhari-hari. Saat ini, banyak para produsen makanan beku yang dalam pembuatannya sangat memperhatikan kandungan nutrisi dan gizi di dalamnya. Terutama seiring munculnya tren makanan sehat dan menggunakan jargon tersebut yang terbukti mampu menarik banyak pelanggan.

Kandungan manfaat dalam makanan beku memang banyak, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengolah makanan beku. Cara yang salah akan menimbulkan racun dalam makanan.

  1. Cara Mencairkan Makanan Beku

Sebelum diolah, makanan beku harus dicairkan terlebih dahulu. beberapa cara mencairkannya antara lain :

  • Direndam dalam air dingin. Bungkus makanan beku dengan plastik atau kemasannya lalu rendam di wadah berisi air dingin hingga benar-benar terendam sepenuhnya. Ganti air setiap 30 menit hingga makanan benar-benar mencair dan masak sesegera mungkin.
  • Disimpan di kulkas seharian. Mencairkan dengan cara ini memang membutuhkan waktu lama, namun lebih praktis dan higinis. Kalian akan membutuhkan waktu seharian penuh atau bahkan lebih untuk mencairkan makanan beku seperti daging, sehingga kalian harus merencanakan terlebih dahulu sebelumnya. Caranya yaitu ambil daging dari freezer lalu pindahkan ke rak kulkas paling bawah agar cairannya tidak mengenai makanan lainnya. Setelah mencair, kalian harus memasaknya paling lambat 1 atau 2 hari kemudian.

Dua cara di atas adalah cara aman untuk mencairkan makanan beku. Kalian bisa mencairkannya di suhu ruang, namun cara ini cenderung berisiko, karena bakteri dapat berkembang biak lebih banyak dan sangat cepat. Mencairkan daging juga bisa dengan menggunakan microwave, jika sedang terburu-buru. Namun hasilnya akan kurang merata dan dapat memicu pertumbuhan bakteri pada makanan tersebut sehingga harus segera dimasak.

Harus diingat bahwa makanan yang sudah dicairkan tidak boleh dibeukan kembal, karena dapat menimbulkan racun.ambil makanan beku seperlunya dan simpan sisanya di freezer dan pastikan suhu berada di titik -18 derajat celcius.

  1. Batas Waktu Penyimpanan

menyimpan makanan di freezer lebih awet, kalian tetap harus mengetahui tentang batas waktu penyimpanan makanan beku. Untuk jenis daging-dagingan memiliki batas yang berbeda, tergantung jenis dan bentuknya. Daging giling mentah (3-4 bulan), daging unggas mentah (12 bulan), daging unggas yang telah dimasak (4 bulan), daging mentah sebelum dipanggang (4-12 bulan). Selain itu fungsikan indera penciuman untuk mengenali daging yang masih layak konsumsi dan tidak.

  1. Perhatikan saat membeli dan menyimpan makanan beku.
  • Saat belanja di supermarket, kunjungi konter makanan beku paling terakhir sebelum menuju kasir. Sehingga ketika sampai rumah nanti, kondisinya masih tetap beku. Jika sudah mencair, sebagiknya masak dengan segera. Jangan lupa untuk mengecek tanggal dan kondisi kemasannya. Kalian juga bisa mnyarankan ke penjual untuk menyingkirkan kemasan yang sudah rusak.
  • Pisahkan antara makanan mentah dan yang sudah masak. Cara ini untuk menghindari tercampurnya bakteri dari makanan mentah.
  • Keluarkan makanan beku dari kemasannya pindahkan ke dalam wadah yang khusus digunakan untuk membekukan makanan. Untuk makanan mentah, letakkan di bagian freezer paling bawah agar jika ada cairan yang keluar tidak mencemari makanan lainnya.
  • Ketika mati listrik, biarkan pintu tertutup. Kondisi tersebut bisa membuat makanan beku bisa bertahan satu hingga dua hari.
  1. Jaga suhu dan kebersihan lemari pendingin

Pastikan suhu freezer berada di titik -18 derajat Celcius, sementara suhu kulkas di bawah 4 derajat Celcius. Kalian juga harus rajin membersihkan freezer setiap satu atau dua minggu sekali menggunakan cairan pembersih khusus dan air. Lap cairan atau makanan yang tercecer untuk menghindari makanan terkontaminasi bakteri.