Tips Agar Nasimu Pulen Dan Tahan Lama

Saat makan, hampir pasti kita selalu membutuhkan nasi. Bagi banyak orang Indonesia, mereka belum kenyang kalau belum menyantap nasi. Namun, nasi yang cara memasaknya kurang tepat juga membuat kita enggan untuk menyantapnya. Disini ada beberapa tips yang bisa terapkan agar ketika memasak beras, nasi yang dihasilkan terasa enak, wangi, dan pulen. Meskipun kalian tidak menggunakan beras khusus yang harganya mahal.

  1. Cuci bersih beras, namun jangan pernah lebih dari tiga kali. Selain agar tidak banyak serat yang terbuang, juga membuat nasi lebih harum.
  2. Kalian bisa merendam terlebih dahulu beras selama kurang lebih setengah hingga 1 jam sebelum memasaknya. Cara ini dipercaya dapat membuat bulir-bulir nasi membesar dan menghasilkan nasi yang pulen ketika matang.
  3. Agar tekstur nasi terasa pas ketika matang, perhatikan takaran air dan beras. Perbandingannya yaitu 1:2 untuk beras dan air. Artinya, satu gelas beras ditambahkan dua gelas air untuk ukuran gelas yang sama.
  4. Menambahkan sedikit garam dan minyak saat memasak juga dapat membuat nasi menjadi pulen dan wangi. Kalian bisa menggunakan minyak kelapa, zaitun atau minyak wijen agar rasa semakin gurih. Untuk memunculkan aroma wangi, kalian bisa menambahkan cuka dan beberapa helai daun pandan.
  5. Agar nasi tidak cepat basi, kalian bisa menambahkan jeruk nipis atau lemon. Jeruk nipis dan lemon mengandung anti bakteri yang dapat memperlambat nasi menjadi basi. Sebagai perbandingan, gunakan setengah jeruk nipis atau lemon untuk satu liter beras jenis apapun.
  6. Jangan lupa aduk nasi ketika sudah masak dan sebelum disajikan. nasi matang perlu diaduk secara merata hingga uap air keluarĀ agar nasi tidak cepat basi karena uap yang tertinggal di antara nasinya.

Nah, demikian tadi tips memasak beras untuk menghasilkan nasi yang lezat dan memuaskan. Jangan lupa masaklah secukupnya, agar tidak mubazir dan menjadi sampah. Kan sayang, kita memasak nasi enak, tetapi pada akhirnya hanya untuk dibuang. Selain itu, menikmati nasi yang kita makan juga merupakan bentuk penghargaan akan bulir-bulir keringat para petani loh.