Mengenal Tempe Benguk, Si Gurih Hitam Dari Kulonprogo

Kalian terbiasa makan tempe yang terbuat dari kedelai? Cobalah main ke Kulonprogo, selain panorama alamnya yang hijau dan permai, kalian akan menjumpai jenis tempe yang lain dari biasanya, yaitu tempe benguk. Sesuai namanya, tempe ini terbuat dari biji tumbuhan merambat yang bernama Kara Benguk. Bijinya yang sudah tua inilah yang kemudian diolah menjadi tempe. Biji Benguk berwarna abu-abu kehitaman, dan memiliki ukuran lebih besar dibandingkan kedelai dengan bentuk sedikit lonjong dan agak pipih.

Bagi kalian yang pertama kali mencoba olahan tempe benguk, mungkin akan kurang terbiasa dengan teksturnya. Pada dasarnya biji benguk tidak bisa menjadi sangat lunak seperti kacang kedelai ataun sejenis kacang-kacangan lainnya. Sehingga ketika mengunyahnya, ada sensasi kemlethuk di dalam mulut. Biasanya menyantap tempe ini makin nikmat jika ditemani dengan geblek, jajanan khas kulon progo yang terbuat dari tapioka dan bawang yang digoreng gurih, dan teh hangat.

Cara mengolah tempe benguk ini bisa seperti tempe pada umumnya yaitu dengan cara digoreng biasa atau dibalut tepung, dan dibacem. Namun masyarakat kulon progo memiliki cara khas mengolah tempe benguk ini menjadi sajian yang nikmat, yaitu dimasak menjadi besengek Besengek merupakan cara memasak tempe benguk seperti bacem, namun menggunakan santan. Dalam proses pembuatannya, tempe direbus terlebih dahulu hingga empuk lalu buang airnya. Selanjutnya dimasak bersama dengan santan dan bumbu khusus hingga meresap dan santannya mengental. Olahan besengek tempe benguk ini paling nikmat disajikan selagi hangat. Rasanya gurih, dan ketika mengunyahnya kalian akan menjumpai sensasi yang unik yang berupa perpaduan tekstur dan aroma benguk yang khas. Bagi yang suka pedas, kalian bisa menyantapnya dengan cabai rawit.

Olahan tempe benguk ini kini semakin sulit ditemukan. Jika beruntung, kalian akan menemukan penjual tempe benguk mentah di pasar Galur Kulonprogo. Atau kalau tidak, kalian juga bisa mendapatkannya  di daerah Pasar Nanggulan, Pasar Wates, atau Pasar Bendungan. Untuk menyantap sepotong besengek Tempe Benguk, kalian cukup membayar dengan harga Rp 1.000 saja.