Inilah Daftar Kuliner Wajib Jika Mudik Ke Solo

Lebaran sebentar lagi, pasti banyak pemudik yang pulang kampung untuk bersilaturahmi dengan keluarganya serta ingin menikmati Kuliner Khas Solo, maka kulineran adalah sesuatu yang wajib dikunjungin untuk sekedar menikmati hidangan yang jarang ditemui ketika sedang berada di kota perantauan.

Nah, berikut daftar kuliner yang wajib dikunjungi ketika ke Solo:

 

  • Susu Segar Shi Jack: Nah, ini salah satu syarat sah sudah mudik ke Kota Solo jika sudah berkunjung ke sini. Susu segar yang di warungnya tak hanya berjualan zuwzuw~, tapi juga ada cemilan-cemilan seperti sate susu, sate telor puyuh, nasi bungkusan kecil kecil(nasi goreng, nasi bandeng) yang cukup untuk ganjelan memulai wisata kuliner kota Solo. Lokasinya cukup banyak tersebar di kota Solo kok.

 

  • Nasi Liwet: Siapa yang tidak mengenal makanan khas kota Solo ini, nasi liwet. Hidangan yang biasanya dinikmati waktu malam hari, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menyantap hidangan tersebut pada pagi hari. Untuk penikmat Nasi Liwet banyak pilihan juga, yang terkenal sih Nasi Liwet Wongso Lemu, tapi kalau saya sih suka Nasi Liwet daerah Jongke, sepanjang jalan Laweyan ke arah Jongke(underpass Makamhaji) ya karena rumah saya dekat dengan Jongke/Laweyan. Tetapi banyak juga kok penjual nasi Liwet yang enak di Solo selain daerah Keprabon, Jongke, sepanjang Slamet Riyadi dekat Purwosari juga banyak. Semua menyesuaikan lokasi anda berada.

 

  • Sate Kambing: Nah, Solo pun terkenal dengan hidangan yang penuh kolesterol dan buat cengel jadi kenceng. Tapi biasanya malah sedikit sekali orang yang jajan sate kambing jajan satenya, biasanya pesan varian lain dari olahan kambing ini, salah satunya adalah Sate Buntel, Gule Goreng, Tengkleng dlsb. Berikut nama warung wisata kambing-kambingan yang bisa dikunjungi ketika mudik Solo: Sate Buntel Mbok Galak(Jalan Mangun Sarkoro No. 122, Banyuanyar  ini), Sate Tambak Segaran(Lokasi Timur Pasar Legi, Jalan  Tambaksegaran 39 (Sutan Syahrir 149). Telp: 0852 93418580. Buka mulai 06.00-16.00), Tengkleng Bu Edi (Gapura Pasar Klewer (sisi utara) buka pukul 13:00 WIB – Habis), Tengkleng Mbak Diah(Terletak di kawasan Solo Baru (sekitar bunderan Tanjunganom), Sate Kambing Haji Bejo(Jalan Sebakung 10 Lojiwetan (belakang swalayan Luwes Sangkrah),Gule Goreng Pak Samin(Lokasi di Jalan Diponegoro, perempatan Pasar Pon (Ngarsopuro), Tongseng Buntel Pak Min Sinthong(Katangan, Pasar Kliwon (seberang Masjid Riyadh) , Garang Masak Pak Manto(Jalan Honggowongso Nomor 36, Solo).

 

  • Timlo Solo: Nah, buat penggemar makanan berkuah segeran jeung~ timlo solo ini wajib juga dikunjungi ketika mudik ke Solo. Di Solo sendiri ada dua warung Timlo yang sudah cukup lama jadi ‘rival abadi’, tapi menurut saya semuanya oke kok. Sangat direkomendasikan untuk makan di sana. Adalah Timlo Sastro dan Timlo Maestro. Lokasi: Timlo Sastro(Berada di belakang Pasar Gedhe) dan ada buka cabang di Jalan Wahidin Dekat STM Murni Penumping. Timlo MaestroJl. K.H Ahmad Dahlan No.39, Keprabon. 
  • Selat Solo: Nah, untuk selat sendiri, meski Solo tidak memiliki laut, tapi Solo juga terkenal dengan Selat Solo-nya. Ada 2 warung Selat Solo yang menurut saya bisa dijadikan rekomendasi yaitu: Selat Mbak Lies: Jl. K.H Ahmad Dahlan No.39, Keprabon. Dan yang ke dua adalah Warung Vien’s Selat Segar & Sup Matahari: Ruko Srambatan, Jl. Hasanuddin No. 99, Banjarsari.

 

  • Sate Kere: Nah, ini juga sebangsa penyakit juga, karena isinya sate jeroan sapi yang sungguh menggoda iman dan membuat cengel jadi kencang. Untuk sate Kere atau Sate Jerohan Sapi, sepertinya saya tidak punya kandindat lain selain Sate Yu Rebi. Sate Yu Rebi ini berlokasi di belakang stadion Sriwedari di jalan Kebangkitan Nasional. Ada dua lokasi di sana yang berdekatan.

 

  • Tahu Kupat: ini juga salah satu kuliner yang cukup membuat kangen para pemudik dan pemudak. Tahu kupat sendiri saya tidak berani merekomendasikan di mana tempat yang oke, karena semua mempunyai selera yang berbeda, kalau saya merekomandasikan tahu kupat samping Masjid Sholihin Jalan Gajah Mada Solo.

 

  • Aneka Wedangan: naaaaaahhhhh untuk wedangan alias HIK alias Angkringan, saya rasa hampir semua wedangan punya fanatisme sendiri-sendiri, apalagi sekarang sudah ngetrend wedangan dengan konsep anak muda. Tapi semua tergantung kesukaan, pengen nongkrong denger akustikan sambil makan makanan ala ala angkringan atau duduk dempet2an di kursi sambil rasan-rasan sama bakulnya apalagi Solo sendiri sudah banyak tempat ‘wedangan yang asik’, kalau saya bisa Wedangan Mbah Wiryo dengan Es Tape Coklatnya yang juara dunia, Wedangan Pak Harno Jajar juga oke untuk dinikmati, atau pengen nongkrong sambil duduk duduk manis dengan nuansa rumah klasik bisa ke Wedangan Rumah Nenek, Wedangan Pendopo, Cafe Tiga Tjeret, Angkringan Omah Londo dengan wedangan gaya barunya, atau Playground yang mengusung tempat wedangan yang anak muda banget~ masih banyak sih sebenarnya, bahkan Wedangan/HIK/Angkringan ini banyak dijumpai di sekitar perumahan.

 

  • Aneka Sop: Segeran juga ini jeung, untuk penggemar kuah-kuah panas selain Soto Solo, Sop Buntut dan Iga Mbak Yeni yang berada di Penumping ini juga oke sekali serta Sop Siip Pak Slamet di Gajahan Solo timur beteng bisa jadi rujukan untuk kulineran seger-segeran.

 

  • Aneka Gudeg Solo: Untuk Gudeg Solo memang tidak seperti gudeg jogja, agak sedikit tidak begitu manis siapa lagi kalau bukan Gudeg Ceker Bu Kasno Margoyudan, Gudeg Bu Mari, Gudeg Adem Ayem.

 

  • Aneka Wedang : Bukan Wedang Teh atau Wedang yang lain, wedang yang saya maksut adalah wedang kacang, wedang asle, wedang ronde. Untuk wedang kacang, wedang asle, wedang ronde yang menurut saya welldut adalah:Wedang Dongo Keprabon yang sudah melegenda, ada juga Wedang Kacang Pak Untung juga yang oke sekali buat anget-anget~

 

  • Es Dawet Pasar Gedhe: Ini juga biasanya jadi ‘tombo’ kangen untuk para mudik, ya gimana lagi kalau bukan makan di dalam pasar dengan aroma ‘khas’ pasar. Sepertinya sudah cukup jelas untuk lokasinya ya.

 

  • Aneka Bestik Solo: Bestik Solo, ini juga tidak bakal ditemui di daerah lain, meskipun ada, rasanyapun tidak senikmat juga dinikmati di tampat aslinya. Untuk Bestik Solo, saya rekomendasikan untuk ke Sumber Bestik Pak Darmo Solo, Harjo Bestik Pasar Kembang. Saya rasa mereka cukup rekomendet untuk disamperin bersama keluarga tersayang, atau bribikan ketika sekolah jaman dulu. Menu andalan? Saya sih setiap pesan di warung bestik selalu pesen Bestik Campur dan Elek’an(pangkal lidah goreng) disajikan dengan sambel bawang yang aduhai~ Jangan lupa, untuk pesen Es Soklat. Biar asoy~

 

  • Rumah Makan Kusuma Sari: Ini salah satu warung makan iconic juga yang ada di kota Solo, saya mungkin salah satu generasi yang besar dengan makan bersama keluarga di Warung Makan Kusuma Sari ini. Hidangan kondangan alias mantenan yang mbanyu mili itu bisa dinikmati di sini. Kroket, Setup Macaroni, Selat Solo, Galantin DLL. Ya, silahkan anda memesan makanan sesuai settingan jagong atau kondangan. Enak enak~

 

  • Serabi Notosuman: INIIIIIII LHOOO~ Jangan sampai ketinggalan, untuk oleh-oleh juga sangat well.

 

  • Markobar: Makanan yang terkenal dengan martabak manis 8 rasanya ini mungkin akan jadi menu kulineran wajib ketika mudik ke Solo, ya karena emang selain lagi nge-hits, rasanya juga cukup oke juga untuk tombo penasaran dan pengen kaya gimana sih rasanya martabak 8 rasa yang femes itu.

 

  • Aneka Soto: Sebagai fans Soto garis keras, saya agak kurang etis kalau hanya merekomendasikan soto kesukaan saya ke pembaca blog ini, tapi ndakpapa lah ya, Soto Solo yang bening ini juga jadi teman santap pagi bahkan santap malam(dini hari) kesukaan saya adalah. Untuk Soto pagi saya rekomendasikan di Soto Gading, Soto Bati’ah, Soto Bengi Samping Pizza Hut Slamet Riyadi.

 

  • Aneka Oleh-Oleh: Ketika hendak balik lagi ke tempat perantauan, tentunya biar tidak segera melupakan Solo, jangan lupa beli oleh-oleh. Orion dengan Roti Mandarijn-nya, dan aneka oleh-oleh Jongke bisa jadi jujugan ketika akan kembali ke tempat perantauan.

 

dikutip dari masjun.com