Berbahagia Dengan Makanan

Saat kita merasa bahagia, setidaknya ada 4 reaksi hormon dalam tubuh kita yang mempengaruhi menculnya perasaan tersebut. Empat hormon yang memperngaruhi suasana hati yaitu :

  • Hormon Endorfin memiliki efek mengurangi rasa sakit dan memicu perasaan senang, tenang, atau bahagia.
  • serotonin mengatur suasana hati, dan mencegah depresi pada diri Anda.
  • Dopamin berpengaruh pada rasa menyenangkan dari jatuh cinta, gembira, motivasi, dan rasa percaya diri.
  • Oksitosin dapat meningkatkan perasaan cinta dan kepercayaan terhadap seseorang

Keempat hormon ini bisa dihasilkan dari berbagai makanan yang kita konsumsi. Berikut makan yang dapat membantu tubuh kita meningkatkan kadar hormon tersebut.

  1. Mengonsumsi makanan yang kaya akan triptofan akan meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh kita. Makanan ini meliputi berbagai jenis susu terutama susu kedelai, daging-dagingan, yogurt, dan keju. Minum susu sebelum tidur di malam hari dapat membantu kalian tidur nyenyak.
  2. Troptofan juga berada di dalam makanan-makanan manis yang kaya akan karbohidrat. Kalian sudah pasti sering mendengar cokelat bisa meningkatkan kadar bahagia seseorang, demikian juga eskrim. Ini karena gula yang terkandung di dalamnya dapat membantu meningkatkan triptofan dalam aliran darah.Diantara sekian makanan yang mengandung gula, yang terbaik adalah gula yang terkandung di dalam karbohidrat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, dan nasi.
  3. Mengonsumsi makanan pedas juga dapat menimbulkan rasa bahagia. Lidah memiliki reseptor yang ketika menangkap rasa pedas, otak akan mengenalinya sebagai rasa sakit. Akibatnya tubuh akan memproduksi hormon endorfin yang merupakan hormon penghilang rasa sakit dalam jumlah besar.
  4. Mengonsumsi makanan yang mengandung tirosin. Tirosin ini merupakan asam amino non esensial yang bermanfaat mengatur suasana hati dan merangsang sistem syaraf. Makanan yang kaya tirosin bisa kamu dapatkan antara lain dari almond, alpukat, pisang dan susu rendah lemak.
  5. Mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3. Kandungan ini banyak terdapat dari makanan laut, seperti ikan salmon, tuna, sarden, ikan cod, lobster, dan udang.
  6. Makanan yang mengandung antioksidan, dapat membantu mengurangi radikal bebas perusak sel-sel otak penghasil dopamine. Kalian bisa mencoba memperbanyak makan buah atau sayur yang mengandung vitamin C seperti jeruk dan stroberi, atau makanan yang mengandung vitamin E seperti kacang-kacangan dan sayuran hijau.

Selain mengonsumsi makanan-makanan tersebut, jangan lupa imbangi dengan pola hidup sehat seperti olahraga teratur, tidur secukupnya, dan istirahat yang teratur. Jika kamu suka junk food, mulailah untuk kurangi mengonsumsinya. Selain tidak sehat, makanan junk food bisa menghambat produktivitas dopamin.