TIGA PANTAI DI JAWA YANG MEMILIK MISTERI DAN PANTANGAN

Sebagai negara kepulauan, Indonesia adalah surganya pantai-pantai indah yang membentang dari Sabang hingga Merauke. Tak terkecuali di Pulau Jawa. Namun, selain negara kepulauan, masyarakat Indonesia masih kuat mempercayai hal-hal yang terkadang tidak masuk akal. Selain menawarkan keindahan panorama, pasir yang indah, deburan ombah yang syahdu, beberapa pantai ini memiliki misteri-misteri dan juga pantangan yang sebaiknya jangan dilanggar.

 

  1. Pantai Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah.

Pantai ini adalah salah satu destinasi wisatawan lokal maupun manca ketika liburan datang. Panorama yang disajikan pun sangat indah, generasi sekarang menyebutnya instagramable. Namun, pantai ini termasuk memiliki ombak yang cukup besar, bisa mencapai 5 meter tingginya. Tidak hanya tinggi dan besar, ombak bisa datang secara tiba-tiba dan memiliki daya tarik yang cukup kuat  terhadap apapun yang ada di pantai. Maka, selalu saja ada himbauan untuk berhati-hati bermain di pantainya. Selain itu, masayarakat sekita juga percaya dan melarang wisatawan ketika berkunjung tidak boleh mengenakan pakaian yang berwarna hijau gadung. Karena hal itu dipercaya akan mengundang ombak besa secara tiba-tiba dan menyeret hingga ke dalam laut. Konon, yang sudah terseret ombak tidak diketemukan jasadnya itu dijadikan budak oleh penguasa laut selatan yang dalam mitologi jawa dikenal Nyai Ratu Roro Kidul.

 

  1. Pantai Kedung Tumpang, Tulungagung, Jawa Timur

Jika biasanya pantai diidentikkan dengan pasir, daya tarik Pantai Kedung Tumpang malah terlihat dari banyaknya tebing-tebing di sekitar pantai. Tebing-tebing tersebut membentuk kolam-kolam kecil yang membuat pengunjung senang mengabadikannya. Hal ini membuat Pantai Kedung Tumpang menjadi salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi di Jawa Timur.

Wisatawan yang datang ke pantai ini disarankan untuk datang di pagi hari, yaitu saat kondisi pantai sedang surut. Kunjungan sore hari dapat membahayakan keselamatan wisatawan karena hempasan ombak yang dapat mengimbangi ketinggian tebing.

Selain itu, terdapat mitos yang beredar di masyarakat tentang larangan membawa jeruk saat berkunjung. Dipercaya bahwa membawa jeruk saat berkunjung dapat mengundang ombak besar di Pantai Kedung Tumpang.

 

  1. Pantai Pangandaran, Bandung

Pantai ini menjadi salah satu destinasi paling “seksi” untuk wisata keluarga saat liburan. Pasir yang indah, ombak yang lain serta pemandangan yang menakjubkan membuat pantai ini begitu diminati wisatawan. Namun, setiap keindahan selalu ada sisi misteriusnya. Warga yang tinggal di sekitar pantai  selalu mengingatkan wisatawan untuk tidak mandi di pantai tersebut. Jika wisatawan tidak mengindahkan larangan itu, maka mereka akan mendapat musibah, misalnya hanyut atau terbawa ombak.

Pantangan tersebut berawal dari cerita rakyat yang beredar. Dulu, Raja Padjajaran memiliki seorang istri simpanan yang sedang hamil. Raja Padjajaran tidak menginginkan kehamilan tersebut, sehingga ia menyuruh pengawal istana untuk membuang istri simpanannya ke hutan.

Istri simpanan Raja Padjajaran sangat sedih. Ia berjalan ke pantai di Selatan Laut Jawa, lalu mencoba bunuh diri di sana. Namun, ia diselamatkan dan diangkat menjadi anak Ratu Laut Kidul. Nama istri simpanan Raja Padjajaran berubah menjadi Roro Kidul. Konon, ia selalu mencari orang lain untuk dijadikan sebagai temannya. Oleh sebab itu, ketika ada wisatawan yang mandi dan terbawa ombak di Pantai Pangandaran, ia dipercaya telah diambil oleh Nyai Ratu Roro Kidul.