Ritual Unik Nusantara Menyambut Hasil Panen

Sejak dulu, sebagian masyarakat kita mata pencahariannya adalah bertani. Namun karena kekayaan Indonesia yang terdiri dari beragam suku dan budaya, ada banyak cara unik yang dilakukan masyarakat kita ketika menyambut hasil panen mereka. Rasa syukur yang ditunjukkan pun dengan cara yang unik melalui ritual-ritual yang sebaiknya kalian ketahui!

 

  1. Lom Plai

Ritual ini biasanya dilakukan oleh Suku Dayak Wehea, Kalimantan Timur. Lom Plai merupakan puncak ritual pesta panen. Ada beberapa prosesi sebelum tradisi Lom Plai dimulai. Prosesi yang pertama adalah Seksiang. Seksiang merupakan ritual perang-perangan. Uniknya Seksiang ini diadakan di atas perahu. Tidak ada kalah dan menang dalam prosesi Seksiang ini. Prosesi kedua adalah Peknai. Peknai diisi dengan siram-siraman dan menggoreskan arang pada wajah semua warga termasuk pengunjung.

Prosesi selanjutnya adalah dibacakannya mantra dan doa oleh para tetua adat diringi dengan tarian dan nyanyian para penari Hudog untuk memanggil roh Hudog. Tradisi Lom Plai pun diakhiri dengan para penari Hudoh meninggalkan tempat ritual

 

  1. Ekak Na Luwo

Dari namanya saja unik, ini adalah ritual untuk mensyukuri hasil panen yang pertama. Ritual ini dilakukan oleh Suku Soge di Sikka, Flores. Prosesinya harus dilaksanakan di kebun adat, bukan milik pribadi. Hal ini dimaksudkan kenapa harus dilakukan di lokasi kebun adat untuk meminta restu para penjaga kampong dan leluhur.

Prosesi dimulai dengan persiapan beberapa sajian. Yaitu berupa delapan butir telur ayam diletakkan di dalam karak (tempurung kelapa), ditambah sirih pinang, pelang (beras tumbuk) yang juga diletakkan di dalam tempurung kelapa. Ritual dimulai dengan pelang dan sebuah telur ayam diletakkan ke dalam tempat sesaji berupa daun lontar berbentuk segi empat. Pelang ditaruh di atas batu ceper dan isi telur ayam yang sudah dipecahkan juga dituang diatasnya. Hal tersebut diulang ke sudut – sudut kebun. Selesai melakukan ritual, semua orang berkumpul dan makan bersama.

 

  1. Orom Sasadu

Ritual ini dilakukan oleh masyarakat Jailolo, Halmahera Barat. Orom Sasadu adalah sebutan untuk sebuah pesata makan adat suku Sahu. Dilakukan setelah panen sebagai wujud rasa syukur kepada sang pencipta, Hal yang unik dari Orom Sasadu yakni durasi dari pesta. Dahulu kala, Orom Sasadu berdurasi 9 hari 9 malam, 7 hari 7 malam, 3 hari 3 malam, atau cuma semalam tergantung dari hasil panen yang diperoleh. Keunikan lain yaitu selama acara berlangsung mereka yang merayakannya tidak pernah tidur dan tidak pernah mengantuk, makan secara terus menerus sambil bernyanyi dan menari, namun anehnya tidak pernah merasa kenyang dan meminum minuman tradisional tetapi tidak pernah membuat mereka sampai mabuk.

 

Indonesia memang beragam ya, sudah kamu ketahui ritual unik di daerahmu?