Cekcok Pasangan di F1

Yang sudah ada hubungan, yang sudah ada ikatan, yang sudah ada perasaan, belum tentu juga selalu sepakat. Bersitegang pasti selalu ada. Ya kan? Hih! Enggak usah ngeyel kamu. La wong nentuin makan di mana aja galaunya bisa sampe Sun Go Kong balik lagi ke batu kok. Hal seperti ini memang sangat wajar terjadi. Ya karena memang kepala setiap orang berbeda-beda. Dan juga egonya sangat berbeda-beda. Kalo se-tim egonya masih sama-sama tinggi, ya udah, akhiri aja. Soalnya, enggak akan bisa kemana-mana. Apalagi di sepak bola. Itu tim dibentuk oleh 11 kepala. Sebelas! Ga cuma dua! Kayak gitu gimana coba meredam egonya. Kalau enggak pelaih yang bener-bener tokcer, akan sangat susah tuh buat menyamakan ego pemainnya. Yang bahkan meskipun kelihatan di luar lapangan sering bercanda dan biasa saja, di dalem lapangan bisa berubah 180 derajat celcius! Beda!

Yang terbaru di sepak bola ada Comvilius dan Lilipaly dari Bali United. Di pekan ke 33 Liga 1 kemarin, dua orang ini terlibat cekcok saat melawan PSM Makassar. Kejadian itu diawali ketika Lilipaly mencoba menerobos pertahan tim Juku Eja dari sisi kanan lapangan. Udah larinya kenceng, gocekannya manteb, terus, dengan sudut seadanya, cukup sempit, dia akhirnya melepaskan tendangan. Yaudah. Biasa aja kan. Yang enggak biasa, dalam waktu bersamaan, ada si Comvilius ini berdiri bebas banget tanpa pengawalan di depan gawangnya Juku Eja. Apa enggak dongkol tuh si doi. Akhirnya dengan bersungut-sungut dia mendatangi dan mendorong si Lilipaly. Huh! Bro, itu temen setim-mu lo bro!

Itu kan di Indonesia! Disini tropis!. Suhunya tinggi! Yeee. Di Eropa juga sama. Yang paling panjang gosipnya itu dari PSG. Ketika si Neymar udah bergabung dengan gaji selangit, eh, se langit ke tujuh, posisinya memang menjadi ancaman baru bagi banyak pemain yang sudah bermain di sana dengan posisi yang sama. Alhasil, beberapa waktu lalu, ketika penalti harus dilakukan, perebutan siapa yang akan mengambil tendangan sempat terjadi. Cavani pengen juga mengambil tendangan itu dari Neymar. Cekcok pun tak terhindarkan. Hah!

Kejadian ini sebenarnya terjadi tidak hanya di Sepak Bola, di F1 yang notabene setim itu hanya punya dua pembalap, kebanyakan, juga mengalami hal yang sama. Pembalap dari tim Force, India, sudah menunjukkannya. Musim ini, dua pembalapnya sudah bersinggungan sebanyak empat kali! GP Jepang, Hungaria, Azerbaijan, dan Belgia. Esteban Ocon dan Sergio Gomez sama-sama tidak mau kalah meskipun itu adalah teman satu timnya. Meskipun begitu, musim depan, dua pemain ini juga akan terus dipasangkan. Nah loh! Dijodohin menguras energi kan?

Peseteruan yang lain datang dari tim Mercedes. Coba liat 2015 kemarin. Banyak kejadian seru yang terjadi. Hamilton berani-beraninya mencoba memperlambat laju Nico Rosberg saat balapan sedang berjalan. Nah, akhirnya Rosberg kehilangan konsentrasi yang berujung gagalnya mencapai podium. Tetapi sekarang, persaingan ini sudah reda karena Rosberg akhirnya memilih untuk pesiun di Tahun 2016 kemarin. Yang paling seru adalah di tim Red Bull. Ini seru banget nih. Kejadiannya di GP Hungaria. Awalnya Ricciardo memimpin dan berada di depan Verstappen. Entah karena apa, di tengah balapan, dia tergelincir keluar dari lintasan. Ternyata, usut punya usut, Verstappen menabraknya dari belakang. Dari sini kamu bisa tahu kan, betapa dongkolnya si Ricciardo. Padahal, masih setim, kok bisa-bisanya cekcok sampe segitunya. Apalagi kamu yang baru anniversary bulan pertama. Hih!